KIRIM EVENT

Area ini hanya bisa diakses oleh member Luqifor. Silahkan mendaftar atau login jika Anda sudah terdaftar.

Buku Baru

Berselimut Surban Cinta Haruskah cinta putih ini yang bersumber dari lubuk hati menabrak harga diri, pengabdian orang tua, etika social, dan garis-garis agama? Lalu manakah yang harus dikorbankan: cinta, etika, atau agama? Tidak bisakah semua nilai suci itu berpadu dalam keikhlasan pelangi cinta abadi? Kia Syamsul Bahri menutup wajah bening dan fitrah dengan surban putih yang selalu dipakai Lazuardi, menyatukan mereka dalam pelukan cinta abadi, seraya berbisik "Hai jiwa yang tenang. Kembali kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam surga-Ku.(QS. Al-Fazr[89]: 27-30). Mak, Mamak, Fitrah, dan Bening aku bermuhasabah, merenungi perjalanan hidupku, akau berusaha menjauhi ego yang selalu mengotori kebeningan hatiku dan menodai kefitrahan diriku. Memang benar pernyataan seorang Syekh, Selama egomu menyertaimu, engkau tak akan kenal Allah Mak, Mamak, Fitrah, dan Bening Setelah menyadari hal diatas, aku ingin kosong dari sifat ego, supaya aku dapat mengapung di atas Samudra Makrifat, seperti pernyataan Syekh, Hanya benda-benda kosong yang terapung di permukaan air. Kosongkan dirimu dari sifat-sifat kemanusiaan, maka engkau akan mengapung di lautan penciptaan. Akhirnya, ingatlah bahwa kunci menjalani kehidupan dengan damai adalah dengan modal keikhlasan dalam berbuat. Dan, ingatlah pesan Jalaludin Rumi, Jangan kau taruh harapanmu pada manusia, kau akan kecewa. Aruhlah harapanmu pada Tuhan, agar kau terselamatkan.

Bursa Buku Murah Bekasi

Buku Laris

Laskar Pelangi
Cogito Allah Sum
 
LOGIN
Email
Password
Daftar »
Luqifor-Toko Buku Diskon
Jl. Mayor M. Hasibuan
No. 4-B, Bekasi 17113
Telp/Fax (021) 88354603
email: luqifor@yahoo.com
kontak: YM Luqifor